Perjudian sering kali dianggap sebagai kebiasaan yang hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi atau sosial. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan perilaku berjudi yang kompulsif. ADHD, yang ditandai dengan impulsivitas tinggi, kurangnya kontrol diri, dan kesulitan dalam mengambil keputusan, dapat meningkatkan risiko seseorang terjerumus dalam dunia perjudian.
ADHD dan Kecanduan Judi: Apa Hubungannya?
Individu dengan ADHD cenderung lebih impulsif, yang berarti mereka sering bertindak tanpa berpikir panjang. Dalam konteks perjudian, ini bisa berakibat:
-
Kesulitan mengendalikan keinginan bertaruh meskipun sudah mengalami kerugian besar.
-
Keputusan yang cepat dan kurang pertimbangan dalam menempatkan taruhan.
-
Kecenderungan mengejar kerugian (chasing losses) yang membuat mereka terus berjudi untuk menutupi kekalahan sebelumnya.
Baca juga:
“Jangan Terjebak Judi Online: Dampak Buruk pada Kehidupan Sosial“
Dampak ADHD terhadap Penjudi
Orang dengan ADHD yang kecanduan judi dapat mengalami dampak serius dalam berbagai aspek kehidupan, di antaranya:
-
Masalah finansial – Pengeluaran yang tidak terkendali hingga menyebabkan hutang.
-
Gangguan hubungan sosial – Konflik dengan keluarga dan teman karena perilaku berjudi.
-
Gangguan kesehatan mental – Meningkatnya risiko depresi dan kecemasan akibat stres finansial dan rasa bersalah.
-
Masalah hukum – Beberapa orang bahkan nekat melakukan tindakan kriminal demi mendapatkan uang untuk berjudi.
-
Kinerja kerja yang buruk – Kesulitan berkonsentrasi dan kehilangan motivasi karena terobsesi dengan perjudian.
Bagaimana Mengatasinya?
Jika seseorang dengan ADHD menunjukkan tanda-tanda kecanduan judi, beberapa langkah ini bisa membantu:
-
Konsultasi dengan profesional untuk mendapatkan terapi perilaku kognitif (CBT).
-
Menghindari lingkungan perjudian agar tidak tergoda untuk kembali bermain.
-
Membatasi akses ke situs atau aplikasi judi dengan memblokirnya di perangkat pribadi.
-
Memiliki dukungan sosial dari keluarga dan teman yang bisa membantu mengontrol kebiasaan berjudi.
-
Membangun kebiasaan sehat seperti olahraga atau aktivitas kreatif untuk mengalihkan perhatian dari judi.
Hubungan antara ADHD dan kecanduan judi memang berbahaya, karena keduanya bisa memperparah satu sama lain. Impulsivitas yang tinggi membuat penderita ADHD lebih rentan terhadap perilaku perjudian yang tidak terkendali. Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal menghadapi masalah ini, mencari bantuan profesional adalah langkah terbaik sebelum dampaknya semakin parah.